Minggu, 24 Mei 2015

Tentang : Kebaikan, Roti dan Penjelasan


Ketika kebahagiaan itu tidak terlihat oleh mata
Bukan berarti tidak ada
Mungkin ia persis berada di punggung kita
Bisa dirasa, bisa disentuh
Tapi tidak bisa dilihat

Ketika penjelasan itu tidak tertangkap oleh pikiran
Bukan berarti penjelasan itu tidak ada
Mungkin dia masih bersembunyi
Enggan menampakkan dirinya karena tahu kita belum siap menerimanya
Enggan datang terburu-buru,
Takut menyakitkan buat kita                                

Atau penjelasan itu sebenarnya sudah menunjukan diri di depan kita
Tapi kita tidak benar-benar menghadapkan diri ke wajahnya
Sibuk berpaling mencari penjelasan lain yang memuaskan hati kita
Mencari pembenaran atas apa apa yang menguntungkan kita

Ketika penjelasan itu tidak terlihat oleh mata kita
Mungkin dia terlihat dari jutaan mata lain

Jika kebahagian itu tidak datang
Mungkin karena kita sibuk membandingkan “roti” yang kita punya dengan orang lain
Berkata kepada si Pemberi Roti bahwa roti kepunyaan kita tidak selezat roti mereka
Maka jangan salahkan si Pemberi Roti jika ia mengambilnya lagi
Enggan memberi lagi

Semoga aku bersyukur atas Roti yang tiap hari Ia berikan
Semoga kau bersyukur atas Roti yang tiap hari Ia berikan
Semoga kita bersyukur atas Roti yang tiap hari Ia berikan

Roti terbaik
Roti termanis
Roti terlezat


Yogyakarta, 25 Mei 2015
Konsul Papa
Roti
dan Tentang Syukur



0 komentar:

Posting Komentar