Jumat, 04 September 2015

Aku Akan Menantang Langit


          Aku sungguh akan menantang langit
            Melampui batasan yang selalu ada di atas kepala
           
            Aku akan menantang langit
            Bertemu dengan orang baru
            Bukan untuk mengajak mereka bertarung
            Melainkan berbicara satu sama lain
            Pakai rasa, dengan hati

            Aku akan menantang langit
            Tak perduli jikalau hari itu aku sudah terlambat
            Aku akan tetap datang
            Dan meminta maaf
            Untuk kemudian duduk bersama
            Dalam harmoni rasa
           
            Aku akan menantang langit
            Menancapkan duri-duri di dipan empuk dalam kamar
            Untuk kemudian berbaring dalam pangkuanmu.

            Aku akan menantang langit
            Menantangnya
            Memaksa bibir bergerak mengeluarkan kata meski ia kelu
            Melelehkan es keras yang membelenggu kaki

            Aku akan menantang langit
            Dengan kedua sayap yang sekarang ada di pundak
            Meski tidak terlihat
            Tapi bisa kurasa
            Sepasang sayap putih
            Pemberian dari yang Terkasih

            Aku akan menantang langit
            Dengan menjadi sebenar-benarnya diriku
            Menjadi diri sendiri

            Menjadi diri yang lebih baik


0 komentar:

Posting Komentar