Jumat, 13 Mei 2016

Sampai Mana Skripsimu?



Matahari tengah menggantung gagah tepat di atas ubun-ubun kepala. Perempuan itu berjalan menuju tempat parkiran jurusan sebelah mushola. Ia menghampiri motor matik-nya untuk bersegera pulang ke kosan.

                “Eh, Na. buru-buru amat?”
                “Eh kamu, Lin. Darimana saja kau? Kok belepotan gitu?”
                “Ah biasa ini mah, dari ngelab.”
                “Skripsi pasti ya?”

                Linda hanya meringis sambil menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal.

                “Eh, Na. Skripsi sudah sampai mana?”

                Nana hanya terdiam. Memasukkan kunci ke colokan motor matiknya. Ia memakai helm dengan kepala tertunduk. Senyap. Meskipun suasana parkiran begitu ramai setelah jam kuliah usai, tapi begitu senyap antara kedua perempuan itu.

                Nana memacu motornya dengan pelan.

                “Sampai mana skripsku? Sampai lupa.”





0 komentar:

Posting Komentar